Astronom
menemukan sekitar 800 planet mini di jarak yang jauh dari Tata Surya. Salah
satu planet menjadi planet yang terkecil, dengan ukuran cuma sebesar Bulan.
Planet terkecil tersebut diberi nama Kepler 37b. Planet tersebut mengelilingi
bintang serupa Matahari, terletak di konstelasi Lyra, sekitar 10 triliun
kilometer dari Bumi.
"Kami melihat planet raksasa sangat tak biasa. Planet seukuran Bumi lebih
umum, jadi prediksi kami, planet kecil juga umum," ungkap Thomas Barclay,
astronom yang terlibat proyek riset ini.
Ukuran planet Kepler-37b ini hanya sedikit lebih besar dari pada Bulan yang
mengitari Bumi. Namun, planet tersebut memiliki dua planet kembaran lain,
Kepler -37c dan Kepler 37d.
Kepler -37b berjarak 10 kali lebih dekat dari bintangnya dibandingkan dengan
Bumi dengan Matahari. Jadi, suhu planet ini sangat panas, mencapai 427 derajat
Celsius.
"Planet yang satu ini jauh dari zona layak huni," ungkap Eric Ford,
astronom University of Florida
Pada sistem tata surya kita, Merkurius adalah planet terdekat dengan Matahari.
Astronom mengibaratkan Kepler 37b seperti Merkurius mini.
Rekan Kepler -37b, Kepler-37c, berukuran lebih kecil dari Venus dan mengitari
bintang induknya selama 21 hari. Sementara Kepler-37d ukurannya dua kali lipat
Bumi, berevolusi tiap 40 hari.
Penemuan-penemuan planet kecil adalah kemajuan dalam astronomi. Sebelumnya,
astronom cuma dapat mendeteksi planet raksasa.
"Ketika kami pertama kali menemukan eksoplanet, semuanya berukuran jauh
lebih besar dari apa yang ada di sistem Tata Surya ini. Kami tak tahu ada
planet berukuran lebih kecil," kata Barclay.
"Penemuan ini adalah kali pertama kami dapat menemukan planet dalam
rentang terkecil, lebih kecil dari apapun yang ada di sistem tata surya
kita," tambahnya.
Planet-planet ini ditemukan dengan metode transit, melihat kedipan cahaya
bintang ketika ada planet lewat di mukanya. Makin seikit peredupannya, maka
makin kecil planetnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar